Home » » Kerusuhan di Mesir

Kerusuhan di Mesir

Written By Tole ne Toudano on Senin, 14 Februari 2011 | 18.18

Kerusuhan di mesir ini mengingatkan kerusuhan di Indonesia tahun 2008 lalu-menggulingkan kekuasaan yang terlalu"betah" di tampuk pimpinan. sama-sama telah berkuasa kurang lebih 30 tahun.












JAKARTA – Pemerintah untuk sementara menghentikan proses evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Mesir. Pemerintah masih menunggu situasi dalam negeri negara itu usai pengunduran diri Hosni Mubarak dari kursi presiden setelah menjabat selama 30 tahun.

“Kita sekarang melihat perkembangan di sana bagaimana, sementara ini belum ada kelanjutan evakuasi tersebut, menunggu situasi,” kata Juru Bicara II Kementerian Luar Negeri Kusuma Habir kepada Okezone, Minggu (13/2/2011).

Dia menambahkan, berdasarkan laporan terakhir yang diterima Kementerian Luar Negeri, situasi di Mesir sudah berangsur-angsur membaik. Toko dan supermarket yang tadinya tutup sudah beroperasi kembali sehingga WNI bisa membeli kebutuhan logistik mereka. Demikian juga Universitas Al-Azhar yang kabarnya akan memulai perkuliahan pekan depan.

Dalam dua penerbangan terakhir, pemerintah sudah mengirimkan bahan makanan pokok seperti beras, bumbu masakan dan mie instan untuk memasok kebutuhan WNI. Stok bahan makanan tersebut diperkirakan masih mencukupi hingga beberapa hari ke depan.

“Namun demikian, bagi WNI yang di sana masih dapat berhubungan dengan KBRI. KBRI masih membuka jalur komunikasi dan jaringan komunikasi sudah berjalan sejak kerusuhan selama 18 hari. Posko yang jumlahnya 23 juga masih beroperasi,” ujarnya.

Ditanya mengenai pemberangkatan WNI yang sudah dievakuasi kembali ke Mesir, Kusuma mengatakan, pemerintah masih menunggu hingga situasi betul-betul kondusif.(abe)okezone
Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. CATATAN MAS TOLE' - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger